Posts Tagged ‘web’

Web sebagai cabang ilmu baru

Posted by kamal on October 10th, 2008 under web knowledge
Tags: , , , , , ,  •  1 Comment

Selama ini pembelajaran web di kampus-kampus di Indonesia bisa dibilang sangat minim. Biasanya hanya ada satu mata kuliah yang secara tegas menunjukkan bahwa mata kuliah ini mempelejari web. Biasanya mata kuliah tersebu bernama web desain atau pemrograman dan perancangan web atau perancangan web. Namun, sayangnya apa yang dipelajari pada mata kuliah tersebut biasanya sangat sempit. Biasanya, yang dipelajari pada mata kuliah tersebut hanyalah secuil aspek-aspek teknis dari dunia web. Biasanya, Para mahasiswa hanya akan mempelajari HTML Dasar, CSS, Javascript dan satu pemrograman web dinamis (Biasanya PHP). Sebagai tambahan, belakangan mulai dipelajari juga mengenai AJAX, sebuah teknologi yang saat ini memang sedang nge-trend. (Coba hitung berapa kata “biasanya” dalam paragraf ini :p )

Pembelajaran tentang web pada mata kuliah tersebut terhenti pada sedikit hal-hal teknis mendasar tersebut. Padahal, web adalah sebuah teknologi yang sangat luas. Begitu banyak aspek dari web yang bias dipelajari. Mulai dari aspek teknis pemrogaramannya, infrastruktur jaringan internet, desain web sampai dengan aspek-aspek sosial dari web itu sendiri. Semuanya seharusnya dipelajari secara menyeluruh dan integratif. Di kampus-kampus besar di seluruh dunia, belum ada kampus yang telah sadar akan hal ini kecuali MIT. Di MIT kini sudah ada inisiatif riset khusus untuk mempelajari web secara interdisipliner. Inisiatif riset inin bernama WSRI (Web Science Research Initiative). Riset ini dipimpin langsung oleh sang penemu web, Tim Berners Lee. Ini dia alamat webnya: http://www.webscience.org

Jika inisiatif riset tersebut sudah berjalan dengan baik dan mampu menghasilkan teori-teori yang teruji mengenai web, maka pada saat itulah akan ada sebuah program studi baru dalam bidang ilmu komputer yaitu web.

Saya sendiri sebenarnya sudah lama merasa bahwa web seharusnya dipelajari secara integral. Tapi selama ini pikiran itu hanya berdiam saja dalam pikiran saya. Nah… sampai akhirnya pada suatu hari saya menemukan paper ini: Web science: an interdisciplinary approach to understanding the web. Paper itulah yang akhirnya membuat saya semakin percaya diri untuk menunjukan bahwa apa yang saya pikirkan memang benar. Sejak bertemu dengan paper tersebut, akhirnya hidup saya jadi lebih bahagia (apa coba :) ). Intinya, dengan bermodalkan paper tersebut, saya memberanikan diri untuk membentuk sebuah study club di kampus saya, Fasilkom UI. Nanti study club tersebut juga akan diumumkan disini. Tunggu saja tanggal mainnya.

Fenomena ganti wajah di website papan atas Indonesia

Posted by kamal on September 26th, 2008 under web review
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,  •  2 Comments

Sejak kira-kira awal 2008 lalu sudah banyak sekali website-website papan atas di Indonesia yang mengubah wajahnya. Dimulai dari gebrakan kompas dengan semboyan “megaportal”-nya pada januari 2008 lalu, kemudian diikuti dengan target rival utama kompas.com, yaitu detik.com. Tak lama setelah megaportal kompas di-launch, detik.com pun ikutan mengubah wajahnya. Perubahan tampilan dari detik.com memang sudah lama ditunggu-tunggu oleh pembaca setianya. Maklum saja, tampilan awal detik.com sebelum bergnati wajah itu benar-benar penuh dengan iklan. Detik dan kompas sudah semakin tangguh dengan tampilan website baru mereka. Lalu menyusul kaskus.us, forum online terbesar di Indonesia, ikut mengubah tampilan forumnya. Sebelumnya, tampilan kaskus juga tak jauh berbeda dengan detik.com, penuh iklan dengan layout yang berantakan. Dua situs berita online sudah mengganti wajahnya, kemudian daftar bertambah lagi dengan berubahnya tampilan situs republika. Rupanya republika juga tak mau kalah dengan kompetitor-kompetitornya. Dan yang paling anyar adalah eramuslim, situs berita dunia islam online. Barusan saya mengecek websitenya, ternyata tampilannya sudah berubah. Saya sendiri tak tahu pasti sejak kapan tampilannya mulai berubah.

Mungkin di kepala kita mulai banyak pertanyaan ya. Kenapa tiba-tiba website-website tersebut secara beruntun mengubah tampilan mereka? Apakah ini cuma jurus “me too” yang memang sering dilakukan oleh industri-industri di Indonesia. Seperti sinetron, kalau ada stasiun TV yang menampilkan sinetron tentang cinta, trus sukses, pasti 99,9999…% stasiun TV lain ikutan menayangkan sinetron cinta :p. Apakah benar pengelola-pengelola website menggunakan jurus dahsyat tersebut?

Hmm… terlepas dari jurus apapun yang mereka pakai. Perubahan wajah dari banyak website-website terkenal di Indonesia menunjukkan perkembangan positif pada industri web di Indonesia. Perubahan wajah tersebut menunjukkan keinginan mereka untuk mulai serius menggarap websitenya. Ini berarti kedepannya, industri web Indonesia akan lebih dinamis.

Semoga fenomena perubahan wajah rame-rame ini bisa jadi pertanda baru akan dimulainya the next generation of web industri di Indonesia. Amiiinnn…

Enkripsi Get Parameter

Posted by sipur on September 20th, 2008 under pemrograman web, web trick
Tags: , , , , , , , , , , , , ,  •  2 Comments

Yah, sering berurusan dengan get parameter pada saat membuat suatu halaman web seperti http://apalah.com/index.php?id=1&page=2. Yakin bahwa hal tersebut aman untuk situs yang ingin dibuat? Saya rasa kita semua tahu mengenai XSS (Cross Side Scripting), apakah Anda khawatir dengan hal tersebut?

Mungkin alternatif solusi yang bisa dipilih adalah dengan mengenkripsi get parameter yang akan kita kirim melalui halaman web. Salah satu enkripsi yang bisa digunakan adalah dengan menggunakan AES (Advance Encryption Standard). Berikut ini tahapan-tahapan yang mesti dilakukan jika ingin menggunakan AES untuk enkripsi pada halaman web.

1. Persiapkan master class library untuk AES-nya. Class library bisa didownload pada situs Phpclass.net atau link berikut ini. Pada dasarnya konsep enkripsi get parameter dengan menggunakan AES terdiri atas 4 bagian penting. Pertama adalah proses enkripsi parameter, kemudian meletakannya di halaman web. Lalu proses dekripsi yang dilanjutkan retrieval get parameter yang ditransfer tadi.
2. Pertama adalah proses enkripsi parameter. Buatlah instance dari kelas AES yang ada, kemudian enkripsikan get parameter yang ingin ditransfer, berikut code nya.//function to encrypt url

public function encryptParam($content) {
 
      global $aespath;
 
      include_once($aespath.'/AES.class.php');
 
      $key256 = '603deb1015ca71be2b73aef0857d77811f352c073b6108d72d9810a30914dff4';
 
      //set aes 256 bit
 
      $Cipher = new AES(AES::AES256);
 
      if(strlen($content) > 16){
 
      $content = str_split($content,16);
 
      $i=0;
 
      //do encrypting
 
      while($i<count ($content)){
 
      $temp = $Cipher->stringToHex($content[$i]);
 
      $encrypted .= $Cipher->encrypt($temp, $key256);
 
      $i++;
 
      }
 
      }
 
      else {
 
      $temp = $Cipher->stringToHex($content);
 
      $encrypted = $Cipher->encrypt($temp, $key256);
 
      }
 
      return $encrypted;
 
      }
</count>

Fungsi encrypt($param) pada AES library ini hanya mendukung enkripsi untuk 16 bytes data, jadi kita harus memecah input data terlebih dahulu menjadi potongan 16 bytes ketika input yang ada lebih dari 16 bytes. Dalam contoh di atas, yang digunakan adalah AES dengan key sepanjang 256 bit.
3. Kedua adalah peletakan get param ketika akan ditransfer [saya menggunakan PRADO PHP Framework], misalkan saya ingin menulis alamat url berikut [dalam variable php]

$url = “http://apalah.com?pages=Home&id=1&user=3″;, maka tinggal dirubah menjadi

$url = “http://apalah.com?pages=Home&”.encryptParam(”id=1&user=3″);, dalam kasus ini pages=Home tidak dienkrip karena informasi tersebut akan digunakan oleh si Prado.
4. Tahap ketiga adalah pengambilan get parameter yang telah dienkripsi. Sebagai contoh kode berikut :

      //decrypting parameter to be parse
 
      $param = explode("&",$_SERVER['REQUEST_URI']);
 
      $getparam = $this->User->decryptParam($param[1]);
 
      //split param
 
      $splited_param = $this->User->splitParam($getparam);

$splited_param merupakan array dua dimensi yang berisi get parameter dengan ketentuan. $splited_param[$i]['name'] merupakan nama get parameter, dan $splited_param[$i]['value'] merupakan nilai dari get parameter. $i adalah indeks parameter, nilai maksimum $i-1 adalah jumlah parameter get yang ditransfer. Sebagai contoh dalam kasus ini $splited_param[0]['name'] berisi “id” dan $splited_param[0]['value'] berisi “1″. Berikut ini fungsi tambahan yaitu decryptParam(), splitParam()

      //decrypt
 
      public function decryptParam($encrypted) {
 
      global $aespath;
 
      include_once($aespath.'/AES.class.php');
 
      $key256 = '603deb1015ca71be2b73aef0857d77811f352c073b6108d72d9810a30914dff4';
 
      //set aes 256 bit
 
      $Cipher = new AES(AES::AES256);
 
      //do decrypting
 
      if(strlen($encrypted)>32){
 
      $content = str_split($encrypted,32);
 
      for($i=0;$i<count ($content);$i++) {
 
      $temp = $Cipher->decrypt($content[$i], $key256);
 
      $decrypted .= $Cipher->hexToString($temp);
 
      }
 
      else {
 
      $temp = $Cipher->decrypt($encrypted, $key256);
 
      $decrypted = $Cipher->hexToString($temp);
 
      }
 
      //echo $string;
 
      return $decrypted;
 
      }
 
      //split get parameter
 
      public function splitParam($param){
 
      $temp = explode("&",$param);
 
      $count = count($temp);
 
      $i=0;
 
      while($i< $count){
 
      $temp1 = explode("=",$temp[$i]);
 
      $splited[$i]['name']=$temp1[0];
 
      $splited[$i]['value']=$temp1[1];
 
      $i++;
 
      //echo $temp[$i].'<br/> ';
 
      }
 
      return $splited;
 
      }
</count>

Semoga bermanfaat, jika masih bingung silahkan kontak di sipur@univind.com atau YM saya di and_thau

Web2.0 itu bukan teknologi baru

Posted by kamal on September 19th, 2008 under web knowledge
Tags: , , , , , , , , , , , , , ,  •  No Comments

Banyak orang yang mengatakan bahwa web 2.0 itu adalah teknologi versi baru dari web. Banyak yang menyangka bahwa web2.0 merupakan wujud web yang lebih canggih dengan berbagai macam kemampuan-kemampuan yang belum ada pada web versi sebelumnya, web 1.0 tentunya. Tahukah Anda bahwa ternyata, semua itu Salah! Web 2.0 bukanlah teknologi baru. Web 2.0 sudah ada bahkan sejak awal mula internet muncul.

Kenyataannya web 2.0 hanyalah sebuah terminologi baru dalam dunia web yang digembar-gemborkan. Web 2.0 hanyalah sebuah metode atau cara baru dalam memberdayakan web. Terminologi web 2.0 ini pertama kali dicetuskan oleh o’reilly media pada tahun 2003. Terminologi ini mengacu pada pemanfaatan web yang belakangan semakin meluas. Dulu, web hanya berisi setumpuk informasi-informasi statis yang hanya bisa dibaca oleh pengunjung. Sekarang, web telah berubah menjadi dunia interaktif yang melibatkan partisipasi aktif dari pengunjung website yang bersangkutan. Contoh: pengunjung bisa ikut memasukkan konten, bermain game, memberi komentar dan sebagainya. Intinya, web 2.0 adalah sebuah terminologi yang dibuat untuk memberi istilah pada arus baru penggunaan web yang ada belakangan ini.

Lalu bagaimana dengan pernyataan bahwa web 2.0 adalah sebuah teknologi baru didunia web. Pernyataan itu jelas salah. Teknologi adri web itu sendiri masih belum banyak berubah sejak awal mula munculnya web. HTML, CSS, javascript dan AJAX dsb itu sebenarnya sudah ada sejak lama. Teknologinya sudah ada sejak lama, namun pemanfaatan teknologi tersebut baru akhir-akhir ini saja bergerak kearah pembentukan aplikasi web yang interaktif. AJAX sendiri baru dipopulerkan oleh Google dengan Google Suggest-nya.

Web 2.0 itu hanya sebuah istilah marketing. Tim berners lee (sang pencipta web) sendiri mengatakan bahwa web 2.0 itu hanyalah sebuah “piece of jargon“. Berikut kutipan perkataannya tim berners lee dalam sebuah wawncara podcast:

“Nobody really knows what it means, if Web 2.0 for you is blogs and wikis, then that is people to people. But that was what the Web was supposed to be all along.”

Intinya, web 2.0 bukanlah sebuah teknologi baru. Web 2.0 hanyalah sebuah terminologi baru.

Cara Kerja Google

Posted by admin on September 19th, 2008 under web knowledge
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,  •  No Comments

Kita sama-sama tahu bahwa google adalah rajanya mesin pencari. Google bisa memberikan hampir segala macam informasi yang kita inginkan dengan tepat. Google bisa menjadi “mbah dukun” buat kita, google bisa jadi “profesor”, google juga bisa jadi “ustadz” buat kita. Yang perlu kita lakukan hanyalah sedikit bertanya pada google tentang suatu informasi yang ingin kita dapatkan. Kita cukup melakukannya dengan cara mengisi kotak ajaib google dengan beberapa “mantra” sakti dan…… dor!! Google bisa memberikan jawaban yang tepat pada kita dalam hitungan detik (Itu kalo akses internetnya kenceng ya… :p)

Dengan kesaktiannya itu? pernahkah Anda terpikir, bagaimana sebenarnya cara kerja Google. Dimanakah sang dukun Google itu berguru? Universitas apakah yang jadi tempat profesor Google itu menimba ilmu? Ngaji ama siapa sih ustadz Google itu?

Ini dia gambaran besar cara kerjanya…

Ada 3 proses utama yang memungkinkan Google memberikan hasil pencarian terbaik, yaitu:

  1. Crawling, apakah Google tahu tentang website kita? Bagaimana Google bisa mencari tahu?
  2. Indexing, Bisakah Google meng-index situs kita?
  3. Serving, Apakah situs terkait memiliki konten yang baik dan bermanfaat serta cocok dengan apa yang dicari oleh user?

Crawling

Crawling adalah proses dimana para Googlebot menemukan halaman baru untuk dimasukkan kedalam index Google.

Orang-orang Google itu mengaku mereka menggunakan komputer super canggih untuk “merayapi” miliaran halaman-halaman yang ada di jagad web. Program yang “merayap” itu mereka sebut Googlebot (dikenal juga dengan istilah robot, bot atau spider). Googlebot ini menggunakan suatu algoritma tertentu. Program ini menentukan situs mana yang mau didatangi, seberapa sering, dan berapa banyak halaman yang harus dilihat untuk setiap website.

Proses crawling Google ini dimulai dengan sebuah daftar URL web, yang dihasilkan dari proses crawling yang sebelumnya. Daftar URL ini kemudian ditambahkan dengan data sitemap yang diberikan oleh webmaster. Setiap kali sang Googlebot ini datang ke sebuah website, maka dia akan mendata semua link yang ada dihalaman yang dikunjunginya itu untuk kemudian dia kunjungi lagi satu persatu. Website baru, perubahan pada sebuah website dan link yang gak ada sambungannya itu dicatat oleh Google dan dipakai untuk meng-update index Google.

Indexing

Googlebot memproses (apa memroses sih? ~halah…) setiap halaman yang dikunjunginya untuk membuat sebuah index besar-besaran yang berisi seluruh kata yang ada di halaman tersebut dan juga lokasi dari setiap kata dihalaman tersebut. Sebagai tambahan, Google memproses (apa memroses ya? ~halah, diulang lagi :p) informasi yang dijadikan atribut alias penanda dari suatu konten. Misalnya: Judul dan juga atribut ALT. Googlebot bisa memproses (apa memroses ya? ~plis, jangan lagi..!!!) banyak, tapi tidak semua, tipe konten. Sebaqai contoh, Google tidak bisa memproses (apa memro…… :) ) halaman yang isinya flash semua.

Serving result

Saat pengunjung Google memasukkan sebuah kata kunci ke kotak ajaib Google, mesin Google langsung melihat ke index mereka untuk mencari halaman yang sesuai. Halaman-halaman yang dianggap paling cocok oleh mbah Google ini kemudian ditampilkan ke user. Relevansi dari konten yang disodorkan itu ditentukan oleh lebih dari 200 faktor, salah satu yang peling terkenal adalah PageRank dari halaman tersebut. Jadi Pagerank bukanlah faktor utama loh… banyak orang yang salah kira dengan menganggap PageRank adalah satu-satunya faktor sejauh mana web kita dikenal oleh Google. Lalu apakah gerangan yang dimaksud dengan Pagerank itu?

PageRank adalah sebuah algoritma yang dibuat oleh salah satu pendiri Google, Larry Page. Makanya namanya PageRank. PageRank adalah ukuran penting atau tidaknya suatu halaman website yang ditentukan berdasarkan seberapa banyak link yang diarahkan ke halaman tersebut dari halaman web lainnya. Bahasa gampangnya, setiap link yang ngarah ke situs kita itu akan menambah pagerank dari website kita. Dan tidak semua link dianggap sama oleh Google. Google juga mencoba mengidentifikasi spam link atau upaya-upaya lain yang bisa membuat Google mengeluarkan hasil pencarian yang jelek. Tipe link yang paling bagus adalah link yang dibuat karena memang konten yang berkualitas dari link tersebut.

Dengan 3 proses yang dijelaskan secara singkat diatas akhirnya Google bisa memberikan hasil pencarian yang sangat memuaskan untuk kita semua netter-netter dunia.

Segitu saja mungkin dari saya, semoga bertambah ilmunya. ^_^

Selamat datang di Univind.Blog

Posted by admin on September 19th, 2008 under univind news
Tags: , , , , ,  •  No Comments

Akhirnya… setelah sekian lama proses reinkarnasi website univind, univind.blog bisa hadir juga di tengah-tengah kancah jagad maya Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkaya konten web Indonesia. Sebenarnya beberapa waktu yang lalu, univind.blog sempat pernah muncul ke khalayak, namun dalam perjalanannya masih banyak sandungan yang membuat blog itu tidak berkembang. Tidak berkembangnya univind.blog yang lama lebih dikarenakan kurangnya kesadaran kami akan pentingnya blog bagia sebuah bisnis sebagai sarana marketing di belantara cyber yang luas ini.

Kini univind.blog lahir kembali dengan semangat baru, dengan jiwa baru, dengan keyakinan baru bahwa blog ini akan mampu menghantarkan univind menjadi perusahaan IT kelas atas paling tidak di Indonesia. amiin…

Lalu apa saja yang akan dituliskan dalam univind.blog ini? berikut daftarnya:

  • Review Web, ini merupakan review yang kami lakukan terhadap suatu web. Web yang akan di-review difokuskan pada website-website Indonesia walaupun tidak menutup kemungkinan ada juga web luar yang kita ulas. Kenapa fokus pada website Indoensia? karena kami ingin industri web di Indonesia bisa berkembang sedemikina kuat mengalahkan industri web di negara-negara lain yang sudah lebih dulu mapan.
  • Web knowledge, kalau yang satu ini berisi tips, trik dan knowledge apapun yang berhubungan dengan web. Mulai dari tips pemrograman web, trik desain web sampai kiat-kiat bisnis web.
  • Netpreneurship. Melalui blog ini kami juga ingin men-share pengalaman kami (walaupun masih sedikit) dalam menjalankan bisnis ini. Kami ingin menginspirasi semua orang agar tidak takut terjun ke bisnis IT.
  • Univind News, Selain tulisann-tulisan umum, nantinya univind.blog juga akan berisi berbagai info-info atau berita terbaru mengenai univind. Apapun itu, mulai dari proyek yang sedang dikerjakan univind sampai liputan acara jalan-jalan univindCrew :)
  • dan lain lain… Jangan kaget nanti kalau ada tulisan-tulisan yang gak ada kaitannya sama poin-poin di atas. Pokoknya selama tulisan itu bermanfaat buat yang membaca dan tentunya berkaitan dengan web, maka akan kami tulis disini.

Sekian saja, semoga kehadiran univind.blog di kancah percaturan dunia web Indonesia dapat ikut meramaikan industri web di Indonesia. amiin.