Web sebagai cabang ilmu baru
Selama ini pembelajaran web di kampus-kampus di Indonesia bisa dibilang sangat minim. Biasanya hanya ada satu mata kuliah yang secara tegas menunjukkan bahwa mata kuliah ini mempelejari web. Biasanya mata kuliah tersebu bernama web desain atau pemrograman dan perancangan web atau perancangan web. Namun, sayangnya apa yang dipelajari pada mata kuliah tersebut biasanya sangat sempit. Biasanya, yang dipelajari pada mata kuliah tersebut hanyalah secuil aspek-aspek teknis dari dunia web. Biasanya, Para mahasiswa hanya akan mempelajari HTML Dasar, CSS, Javascript dan satu pemrograman web dinamis (Biasanya PHP). Sebagai tambahan, belakangan mulai dipelajari juga mengenai AJAX, sebuah teknologi yang saat ini memang sedang nge-trend. (Coba hitung berapa kata “biasanya” dalam paragraf ini :p )
Pembelajaran tentang web pada mata kuliah tersebut terhenti pada sedikit hal-hal teknis mendasar tersebut. Padahal, web adalah sebuah teknologi yang sangat luas. Begitu banyak aspek dari web yang bias dipelajari. Mulai dari aspek teknis pemrogaramannya, infrastruktur jaringan internet, desain web sampai dengan aspek-aspek sosial dari web itu sendiri. Semuanya seharusnya dipelajari secara menyeluruh dan integratif. Di kampus-kampus besar di seluruh dunia, belum ada kampus yang telah sadar akan hal ini kecuali MIT. Di MIT kini sudah ada inisiatif riset khusus untuk mempelajari web secara interdisipliner. Inisiatif riset inin bernama WSRI (Web Science Research Initiative). Riset ini dipimpin langsung oleh sang penemu web, Tim Berners Lee. Ini dia alamat webnya: http://www.webscience.org
Jika inisiatif riset tersebut sudah berjalan dengan baik dan mampu menghasilkan teori-teori yang teruji mengenai web, maka pada saat itulah akan ada sebuah program studi baru dalam bidang ilmu komputer yaitu web.
Saya sendiri sebenarnya sudah lama merasa bahwa web seharusnya dipelajari secara integral. Tapi selama ini pikiran itu hanya berdiam saja dalam pikiran saya. Nah… sampai akhirnya pada suatu hari saya menemukan paper ini: Web science: an interdisciplinary approach to understanding the web. Paper itulah yang akhirnya membuat saya semakin percaya diri untuk menunjukan bahwa apa yang saya pikirkan memang benar. Sejak bertemu dengan paper tersebut, akhirnya hidup saya jadi lebih bahagia (apa coba
). Intinya, dengan bermodalkan paper tersebut, saya memberanikan diri untuk membentuk sebuah study club di kampus saya, Fasilkom UI. Nanti study club tersebut juga akan diumumkan disini. Tunggu saja tanggal mainnya.